PELATIHAN BAHASA INTEROGASI HUMANIS BAGI PENYIDIK NARKOBA UNTUK MENJAGA KESEHATAN MENTAL TERSANGKA
Keywords:
Bahasa interogasi humanis, penyidik narkoba, kesehatan mental, komunikasi empatik, pengabdian masyarakatAbstract
Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi penyidik narkoba melalui pelatihan bahasa interogasi humanis yang menekankan aspek kesehatan mental tersangka. Latar belakang kegiatan ini didasari praktik interogasi di lapangan yang masih menggunakan pendekatan konfrontatif dan intimidatif sehingga berpotensi menimbulkan resistensi, menurunkan akurasi informasi, serta berdampak negatif terhadap kondisi psikologis tersangka. Pelatihan dilaksanakan di Polda Sulawesi Selatan selama satu minggu dengan melibatkan 25 peserta dari penyidik narkoba Subdit 3. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan materi, simulasi interogasi berbasis studi kasus, diskusi reflektif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan komunikasi empatik, penggunaan bahasa yang netral, serta kesadaran akan dampak bahasa terhadap kesehatan mental. Selain itu, telah disusun dan dibagikan modul panduan interogasi humanis sebagai acuan praktik berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model dalam meningkatkan profesionalisme penyidikan yang lebih efektif, manusiawi, dan sesuai prinsip hak asasi manusia.
