PENCEGAHAN KANKER SERVIKS MELALUI PENYULUHAN DAN PEMERIKSAAN SERVIKS DENGAN METODE IVA DI KELURAHAN PANTAI AMAL
Abstract
Kanker serviks merupakan kanker terbanyak keempat pada wanita di seluruh dunia, dengan perkiraan 604.000 kasus baru dan 342.000 kematian pada tahun 2020. Program deteksi dini yang telah dilakukan di Indonesia untuk mengantisipasi kanker serviks adalah dengan metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) Sampai dengan tahun 2021, sebanyak 2.827.177 perempuan usia 30-50 tahun atau 6,83% dari sasaran telah menjalani deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara dengan metode IVA dan SADANIS. Cakupan deteksi dini kanker serviks di Provinsi Kalimantan Utara masih cukup rendah yaitu sebesar 1,60%. Cakupan ini masih terbilang rendah diakibatkan masih kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya dari kanker serviks. Selain itu, masih banyak perempuan yang tidak ingin diperiksa karena malu dan merasa tabu. Tujuan dilakukan ini kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini kanker serviks dan meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya perempuan akan pentingnya melakukan pemeriksaan serviks dengan metode IVA secara rutin dan berkala. Metode yang digunakan dengan penyampaian materi melalui kegiatan penyuluhan kepada masyarakat Kelurahan Pantai Amal dengan menggunakan media leaflet dan powerpoint. Selanjutnya dilakukan kegiatan pemeriksaan serviks dengan metode IVA yang dilaksanakan yang dihadiri oleh masyarakat Kelurahan Pantai Amal. Terdapat peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi kanker serviks.





