Pengaruh Komunikasi Terapeutik Bidan Dengan Tingkat Kecemasan Akseptor Kb Suntik

Authors

  • Dian Puranamasari Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV Hasanuddin
  • Ernawati Ernawati Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV Hasanuddin
  • Hukmiyah Aspar Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.37337/jkdp.v8i1.696

Keywords:

Komunikasi terapeutik, Kecemasan, Kb suntik

Abstract

Komunikasi yang baik dan edukatif akan membantu terbinanya hubungan manusia yang serasi diantara pasien dan tenaga kesehatan. Keserasian hubungan sangat diperlukan dalam memperoleh rasa saling percaya dan pengertian untuk mengurangi kecemasan selama penggunaan KB. Tujuan Penelitian ini  menganalisis pengaruh komunikasi terapeutik bidan dengan tingkat kecemasan akseptor Kb suntik di Puskesmas Dahlia Makassar. Rancangan penelitian ini adalah posttest-only control group design dengan tehnik purposive sampling, penentuan sampel kelompok control adalah akseptor yang melakukan kunjungan ulang dan kelompok intervensi adalah akseptor yang mendapatkan informasi terkait terapeutik yang dilakukan oleh bidan. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pemberian informasi komunikasi terapeutik bidan dengan tingkat kecemasan akseptor Kb suntik dengan nilai p=0,000.

References

Amelia, L. (2023). Hubungan Kenaikan Berat Badan, Siklus Menstruasi dan Emosional dengan Penggunaan Suntik KB 3 Bulan di BPM Lia Amelia. Indonesia Journal of Midwifery Sciences, 2(1), 207-217.
Anggeriani, R., Rahmadayanti, A. M., & Rahma, M. (2022). Kecemasan akseptor KB suntik selama pandemi covid di PMB Lismarini Palembang. Jurnal Kesehatan Abdurahman, 11(1), 44-50.
BKKBN Makassar. (2021). Laporan tahunan BKKBN Makassar 2021. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
Deniati Kiki dkk. (2020). Komunikasi Terapeutik Dalam Layanan Keperawatan. Pekalongan: Penerbit NEM.
Ernawati, dkk. (2022). Perkembangan Metode Kontrasepsi Masa Kini. Malang: Penerbit Rena Cipta Mandiri.
Farina, A. M. N., & Susilowati, E. (2017). Analisis Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Kb Suntik Oleh Akseptor KB Di Desa Kedungglugu Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Akademi Farmasi Putera Indonesia Malang).
Handajani Siti Rini. (2016). Komunikasi Dalam Praktik Kebidanan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Handayani, Sri. (2010). Buku Ajar Pelayanan Keluarga Berencana. Yogyakarta: Pustaka Rihama.
Hanifah, L., & Sulistyorini, E. (2021). Hubungan antara usia dan pendidikan dengan pemilihan kontrasepsi suntik. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(1), 34–40. https://doi.org/10.36419/jki.v12i1.XXX
Hidayat, A. A. A. (2011). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika.
Jacobus, R. M., Maramis, F. R., & Mandagi, C. K. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Suntik Pada Akseptor KB Di Desa Humbia Kecamatan Tagulandang Selatan Kabupaten Sitaro. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 7(3).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Data Indonesia jumlah peserta KB modern menurut metode kontrasepsi. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Maryam Andi dkk. (2021). Perempuan Dan Permasalahannya Dalam Sistem Reproduksi. Bandung: CV. Media Sains Indonesia.
Norlina, S. (2021). Hubungan komunikasi terapeutik bidan dengan kecemasan ibu bersalin di Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala tahun 2021. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 6(2), 112–115.
Prasanti, D. (2017). Komunikasi Terapeutik Bidan Dan “Paraji” Sebagai Kader Dalam Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil. Komunikator, 9(1).
Purwowicaksono, R., Akbar, F., & Fahlevi, M. R. (2023). Sistem pendukung keputusan penentuan alat kontrasepsi di BKKBN Kabupaten Cirebon berbasis web menggunakan metode MABAC. Jurnal Kecerdasan Buatan dan Teknologi Informasi (JKBTI), 2(1), 1–11. https://doi.org/10.XXX/jkbti.v2i1.XXX
Saifudin, A., (2010). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Sari MR dan Otarina M. 2018. Buku Ajar Komunikasi Dalam Praktik Kebidanan. Yogyakarta: Deepublish
Sartika, W., & Qomariah, S. (2020). Faktor yang mempengaruhi penggunaan KB suntik. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 7(1), 1-8.
Saswita, R. (2022). Hubungan waktu pemberian konseling kontrasepsi terhadap pemilihan alat kontrasepsi pada akseptor KB di Rumah Bersalin Mitra Ananda Palembang tahun 2021. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 12(24), 105–111.
Sitepu, J., & Pasaribu, A. (2022). Hubungan efek samping dengan kecemasan akseptor KB suntik 3 bulan. Jambura Health and Sport Journal, 4(1), 37–43. https://doi.org/10.37311/jhsj.v4i1.XXX
Suriati Israini dan Yusnidar. 2020. Bahan Ajar Komunikasi Dalam Praktik Kebidanan. Palopo: Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Universitas Muhammadiyah Palopo.
Universitas Sebelas Maret. (2018). Modul Praktikum Komunikasi Dan Konseling. Surakarta.
Wulandari, F. I., & Hastuti, R. (2013). Hubungan tingkat pendapatan keluarga dengan pemilihan alat kontrasepsi suntik. Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan, 3(3).
YE, Y. E. (2022). Analisis Faktor yang Berhubungan Dengan Pemilihan KB Suntik di Puskesmas Tinggi Hari Kabupaten Lahat Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 5(1), 137-136.

Downloads

Published

2025-11-10