Hubungan Pemberian Hydroterapi Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Preeklampsia di Puskesmas Kota Makassar
Hubungan Pemberian Hydroterapi Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Preeklampsia di Puskesmas Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.37337/jkdp.v8i1.644Keywords:
Preeklampsia, hydroterapyAbstract
Latar Belakang: Preeklampsia merupakan salah satu kondisi yang dapat meningkatkan risiko kesehatan pada ibu hamil, dengan kecemasan sebagai salah satu faktor yang dapat memperburuk kondisi tersebut. Hydroterapi telah diidentifikasi sebagai salah satu metode yang dapat menurunkan tingkat kecemasan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pemberian hydroterapi terhadap tingkat kecemasan pada ibu preeklampsia di Puskesmas Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel penelitian ini sebanyak 28 ibu hamil yang diberikan intervensi hydroterapi. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan skala kecemasan yang divalidasi (HARS). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemberian hydroterapi dengan penurunan tingkat kecemasan pada ibu preeklampsia (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian hydroterapi efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu dengan preeklampsia. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan hydroterapi sebagai salah satu metode non-farmakologis dalam pengelolaan kecemasan pada ibu hamil dengan preeklampsia di Puskesmas Kota Makassar.
References
Darmiati. (2023). Pendampingan Masyarakat Tentang Bahaya Dan Penanganan Awal Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pelamonia VOL . 3 Nomor 2 Tahun 2023. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pelamonia, 3(March), 98–106.
Data Sekunder Puskesmas. (2024). Data Sekunder Puskesmas.
Filantika. (2024). Pengaruh Hidroterapi ( Rendam Kaki Air Hangat ) Terhadap Kecemasan Ibu Hamil. 2(01), 105–111.
Inayah, M., Anonim, T., Kedungwuni, I., & Ii, K. (2021). Efektivitas Terapi Rendam Kaki Air Hangat terhadap Perubahan Penurunan Tekanan Darah Ibu Hamil Preeklampsia mengetahui kualitas pelayanan kesehatan baik pada masa kehamilan maupun masa nifas . Meningkatnya derajat kesehatan ibu merupakan salah satu tujuan. 24–32.
Kendal, P. (2020). Pengaruh Rendam Kaki Dengan Air Hangat Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas. 31, 1–9.
Mariati, P., Anggraini, H., Rahmawati, E., & Suprida, S. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Trimester Iii. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 7(2), 246–258. https://doi.org/10.36729/jam.v7i2.872
Mutmainnah, M., Sari, P. I., & Sari, Y. I. P. (2024). Pemberdayaan Kader dalam Upaya Deteksi Dini Ibu Hamil Resiko Tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Sungai Duren. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(2), 953–962. https://doi.org/10.33379/icom.v4i2.4615
Neroli, A. (2023). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Preeklamsia : Gangguan Rasa Nyaman Dengan Intervensi Kombinasi Hidroterapi Dan Inhalasi Aromaterapi Neroli. 2017–2020.
Oktaria, R. R., Setriana, T., Merylista, S., Fusfitasari, Y., & Harison, N. (2024). The Effect of Preeclampsia in Pregnant Women on The Incidence of Maternal Mortality: Literature Review. Jurnal Info Kesehatan, 22(2), 409–418. https://doi.org/10.31965/infokes.vol22.iss2.1492
Puspita. (2020). Gambaran Kecemasan Ibu Hamil Trimester III. 116–120.
Puspita, Y., & Susanti, E. (2024). Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Mawar dalam Mengatasi Rasa Nyeri dan Kecemasan Selama Persalinan.
Suparti, A., Suparji, S., & Usnawati, N. (2021). Risiko Perilaku Makan Selama Hamil Terhadap Kejadian Preeklamsia Di Puskesmas Panekan Tahun 2018. Gema Bidan Indonesia, 10(1), 29–38. https://doi.org/10.36568/gebindo.v10i1.5
