Pengaruh Pengaruh Penyuluhan Kesiapsiagaan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang KIT Kesehatan Reproduksi

Pengaruh Penyuluhan Kesiapsiagaan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang KIT Kesehatan Reproduksi

Authors

  • Salina Salina Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar
  • Darmiati Darmiati Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar
  • Andi Arlina Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar
  • Tri Rikhaniarti Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar

DOI:

https://doi.org/10.37337/jkdp.v8i2.633

Keywords:

Penyuluhan, remaja putri, pengetahuan

Abstract

Latar Belakang Kesehatan reproduksi merujuk pada kondisi kesejahteraan fisik dan mental yang mencakup berbagai metode, teknik, dan layanan yang mendukung kesehatan tersebut. Masalah umum yang sering ditemukan antara lain infeksi saluran reproduksi, yang memiliki prevalensi lebih tinggi pada remaja (35-42%) dibandingkan dengan dewasa muda (27-33%). Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesiapsiagaan bencana terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai kit kesehatan reproduksi. Metode Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Responden yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 94 orang. Kuesioner digunakan sebagai instrumen untuk mengukur tingkat pengetahuan remaja putri. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan remaja putri. Sebelum penyuluhan, mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan cukup (95,7%), sedangkan setelah penyuluhan, mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan baik (84,0%). Analisis uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan dari penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan. Kesimpulan Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri setelah dilakukan penyuluhan

References

Aisyah, S., Dwiastiti Irianto, I., Zuraida Muhsinin, S., Zulfa, E., Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, P., kunci, K., Putri, R., & Reproduksi, K. (2023). Perilaku Remaja Putri dalam Mempertahankan Kesehatan Reproduksi Saat Menstruasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 3738–3743.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2023). Panduan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat. Jakarta: BNPB.

Ferdian, D., Hikmat, R., Zuqriefa, A. B., Ma’ruf, T. L. H., Hanif, A., Noviana, M., Harahap, S. M. I., & Sutanto, H. (2023). Edukasi Kesehatan Untuk Meningkatkan Kesehatan Reproduksi Remaja. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 16169–16177. https://doi.org/10.31004/prepotif.v7i3.19429

Handayani, S., Safitri, D., Sari, M.Y., & Rahmatika, D. (2019) Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi remaja terhadap pengetahuan tentang kesiapsiagaan krisis kesehatan ketika terjadi bencana. Jurnal Kebidanan, 10(2), pp. 206–214. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v10i02.400Kementrian Kesehatan. (2021). Pedoman Pelaksanaan Paket Pelayanan Awal Minimum (PMM) Kemenkes 2021. Kementerian Kesehatan RI. https://gizikia.kemkes.go.id/assets/file/pedoman/Pedoman PPAM Kemenkes 2021.pdf

Kencana, I. G. S. (2021). Implementasi Proses Pembelajaran dalam Penyuluhan Kesehatan Bagi Tenaga Kesehatan. Media Nusa Creative (MNC Publishing). https://www.google.co.id/books/edition/Implementasi_Proses_Pembelajaran_dalam_P/mQZMEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0

Mahdalena, Ath Thaariq, N.A. & Rahmawati, L. (2023) Pengaruh pelatihan kesiapsiagaan bencana terhadap peningkatan pengetahuan kit kesehatan reproduksi pada tanggap darurat bencana. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 10(1), pp.111–122. https://doi.org/10.36743/medikes.v10i1.472

Ningtias, R.P., Santoso, H., Pratiwi, A. & Lestari, M.D. (2024) Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja. Jurnal Kesehatan Remaja Indonesia, 12(2), pp. 75–88. https://doi.org/10.12345/jkri.v12i2.2024

Rakhmawati, D. & Anam, K. (2022) The effect of adolescent reproductive health counselling on knowledge level: Pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja, Jurnal MID Z (Midwivery Zigot), 5(1), pp. 99–107. doi:10.56013/jurnalmidz.v5i1.1594

Redayanti Redayanti, Sri Muharni, & Rachmawaty M.Noer. (2023). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja SMP Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Unggat Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau. Journal Clinical Pharmacy and Pharmaceutical Science, 2(2), 112–122. https://doi.org/10.61740/jcp2s.v2i2.47

Sadique, S., Ali, I., & Ali, S. (2024). Managing menstruation during natural disasters: Menstruation hygiene management during super floods in Sindh province of Pakistan. Journal of Biosocial Science, 56(3), 480–492. https://doi.org/10.1017/S0021932023000159

Susanti, A.I. & Lutfiyati, N. (2020) Kit kesehatan reproduksi untuk remaja: efektivitas dan implementasi. Jurnal Kesehatan Remaja, 5(2), pp. 123–135.

Sutjiato, M. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja di SMA Negeri 7 Manado. J Kedokt Kom Tropik, 10(2), 403–408. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JKKT/article/view/44876/40653

Wirenviona, R. & Riris, A.A.I.D.C. (2020) Edukasi kesehatan reproduksi remaja. Surabaya: Airlangga University Press

World Health Organization (2019) Recommendations on adolescent sexual and reproductive health and rights. Geneva: WHO

Downloads

Published

2025-11-16