Uji Efektivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Jamblang (Syzygium cumini (l.) Skeels) Asal Jeneponto Dengan Metode DPPH
Keywords:
Daun Jamblang, Antioksidan, Syzygium cumini (L.) Skeels, Vitamin C, DPPH, Spektrofotometri UV-VisAbstract
Tanaman jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels) merupakan tanaman yang beberapa bagian tanamannya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan, salah satunya adalah bagian daunnya. Daun jamblang mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, quercetin, myricetin, kaemferol, polifenol, dan kuinon. Daun ini diketahui memiliki berbagai khasiat farmakologis, antara lain sebagai antibakteri, antiradang, antijamur, antivirus, dan antipiretik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan nilai IC50 dari ekstrak etanol daun jamblang yang berasal dari Kabupaten Jeneponto. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi, sedangkan pengujian aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dengan pembanding berupa vitamin C. Berdasarkan hasil penelitian, Vitamin C sebagai pembanding memiliki nilai IC50 sebesar 6,141 ppm sementara itu, ekstrak etanol daun jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels) asal Kabupaten Jeneponto menunjukkan aktivitas sebagai antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 2,073 ppm yang termasuk dalam kategori sangat kuat.
