PENGARUH KONSENTRASI TRIETANOLAMIN SEBAGAI EMULGATOR TERHADAP STABILITAS MUTU FISIK KRIM EKSTRAK BUAH PEPAYA (Carica papaya L.)
Keywords:
buah pepaya, stabilitas krim, TrietanolaminAbstract
Buah pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu antioksidan yang alami. Buah pepaya memiliki aktivitas antioksidan karena mengandung senyawa beta karoten, vitamin C dan likopen. Senyawa tersebut mencegah radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini. Buah pepaya dalam penggunaannya secara langsung dirasa kurang efektif sehingga dibuat dalam bentuk sediaan krim. Penambahan konsentrasi emulgator dapat mempengaruhi stabilitas fisik dari krim tersebut. Pada penelitian ini digunakan trietanolamin sebagai emulgator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan penggunaan variasi jumlah trietanolamin terhadap stabilitas mutu fisik krim ekstrak buah pepaya.Formula krim dibuat dengan variasi konsentrasi trietanolamin (2%, 3% dan 4%). Setiap formula dilakukan uji organoleptis dan stabilitas yang meliputi pH, homogenitas, daya sebar, daya tercuci krim, tipe emulsi. Uji hedonik krim dilakukan pada responden untuk mengetahui tingkat kesukaan pada krim.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi trietanolamin mempengaruhi stabilitas mutu fisik sediaan krim. semakin tinggi konsentrasi trietanolamin dapat meningkatkan pH cream ekstrak papaya seperti pada formula 3 (4%) memiliki pH yang lebih tinggi dari F1 dan F2 ((2% dan 3%. Untuk uji daya sebar, formula 1 dan 2 memiliki stabilitas yang baik, karena hasil yang diperoleh sebelum dan sesudah penyimpanan tidak jauh berbeda. Untuk uji daya tercuci krim menunjukkan formula 3 memiliki stabilitas yang baik karena hasil yang diperoleh sebelum dan sesudah penyimpanan tidak terlalu jauh berbeda.
