UJI EFEK ANALGETIK EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) KOMBINASI DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina Del) TERHADAP MENCIT JANTAN PUTIH (Mus musculus)
Abstract
Telah dilakukan penelitian tentang efek ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) yang dikombinasikan dengan daun afrika (Vernonia amygdalina Del) sebagai analgetik pada mencit jantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek kombinasi dari daun binahong dan daun afrika asal kabupaten Takalar sebagai analgetik pada mencit jantan, yang diinduksikan dengan menggunakan asam asetat 1%. Daun binahong dan daun afrika merupakan tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional yang secara empiris oleh masyarakat Kabupaten Takalar sebagai pengobatan luka, diabetes, kolesterol, asam urat dan analgetik. Metode penelitian yang digunakan untuk mengekstraksi sampel binahong dan daun afrika yaitu menggunakan metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70% yang direndan selama 3´24 jam. Hasil rendaman kemudian diuapkan lalu dikentalkan diatas water bath. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mencit jantan (Mus musculus) dengan berat 20 – 30 gram. Mencit yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 15 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC 1%), kelompok kontrol positif (Suspensi Asam Mefenamat 0,0019%), dan kelompok pelakuan ekstrak kombinasi daun binahong dan daun afrika dengan konsentrasi (2% : 1%), (5% : 0,5%), dan (7,5% : 0,2%) b/v. 30 menit setelah diberi perlakuan, hewan uji tiap kelompok diberikan induksi asam asetat glasial 1% secara intra peritoneal hingga mencit jantan mengalami nyeri yang ditandai dengan tarikan kaki ke belakang hingga abdomen menyentuh lantai dari alas yang ditempati. Pengukuran jumlah geliat dilakukan selama 60 menit dengan interval 10 menit.
Kata kunci : Ekstrak, kombinasi, Daun Binahong, Daun Afrika, Analgetik, Mencit jantan
