EVALUASI POLA PENGOBATAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA PASIEN PEDIATRIK DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT TK. II PELAMONIA MAKASSAR TAHUN 2019
Keywords:
ISPA, pediatrik, pola pengobatanAbstract
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah penyakit yang umum terjadi pada masyarakat yang ditandai dengan infeksi akut pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri atau virus. Penyakit ISPA paling sering menyerang pediatrik karena sistem kekebalan tubuhnya masih rendah dibandingkan dengan orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengobatan dan kesesuaian penggunaan obat dengan formularium rumah sakit pada pasien pediatrik penderita ISPA di instalasi rawat inap Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar tahun 2019. Penelitian ini bersifat observasional (non eksperimental) yang dilakukan secara retrospektif dan dianalisis dengan metode analisis deskriptif terhadap data rekam medis pasien ISPA pediatrik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 70 kasus ISPA pediatrik diantaranya laki-laki dan perempuan jumlahnya sama yaitu pasien laki-laki sebanyak 35 orang (50%) dan pasien perempuan sebanyak 35 orang (50%). Terapi ISPA dilakukan dengan terapi pokok atau antibotik dan terapi suportif atau simptomatik. Pengobatan ISPA ini rata-rata menggunakan terapi obat antibiotik yang golongan cephalosporin (88,57%), untuk obat terapi suportif paling banyak digunakan adalah obat analgetik (25,30%), vitamin dan mineral (23,49%), obat saluran cerna (21,68%), saluran napas (19,27%), kortikosteroid (7,83%), antihistamin (1,80%) dan obat antiamuba (0,60%). Penggunaan obat antibiotik maupun obat suportif lainnya yang digunakan untuk pengobatan ISPA di instalasi rawat inap Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar tahun 2019 sudah sesuai dengan standar formularium rumah sakit dengan persentase kesesuaian sebesar 100%.
