PENETAPAN KADAR TANIN PADA DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) YANG BERASAL DARI KABUPATEN JENEPONTO DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

Authors

  • Abdul Karim

Keywords:

Averrhoa bilimbi L., Folin Ciocalteau, Spektrofotometri Ultraviolet-Visibel, Tanin

Abstract

Tanin merupakan salah satu senyawa kimia yang terkandung di dalam Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yang dipercaya secara turun temurun digunakan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar tanin yang terkandung dalam daun belimbing wuluh dengan metode Spektrofotometri UV-Vis.

Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasi dengan terlebih dahulu mengestraksi simplisia secara maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70%. Filtrat yang didapat kemudian diuapkan. Ekstrak yang sudah didapat kemudian diencerkan, ditambahkan reagen Folin Ciocalteau dan Natrium Karbonat anhidrat, setelah itu dibaca pada panjang gelombang 768,1 nm. Reaksi pembentukan yang terjadi adalah reduksi oksidasi dimana tanin sebagai reduktor dan Folin Ciocalteau sebagai oksidator. Hasil oksidasi akan membentuk warna biru. Larutan asam galat digunakan sebagai larutan pembanding dan untuk mengetahui panjang gelombang maksimum

Kurva baku asam galat adalah : y = 0,1401 + 1,5071 x, nilai koefisien korelasi adalah 0,9933.  . Hasil penelitian yang didapatkan adalah daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) mengandung tanin sebesar 0,0256 %.

Downloads

Published

2021-09-29