FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KOTA MAKASSAR
Main Article Content
Abstract
Kepatuhan adalah sifat patuh atau ketaatan patuh berarti suka menurut terhadap perintah, dan terhadap aturan, berdisiplin. Berdasarkan observasi/wawancara mengindikasikan adanya kasus insiden keselamatan pasien, kejadian tidak cedera (KTC), kejadian nyaris cedera (KNC), kejadian tidak diharapkan (KTD), dan kondisi potensial cedera (KPC) yang menyebabkan menurunnya angka insiden keselamatan pasien pada tahun 2020 ke 2021dikarenakan banyaknya kasus yang tidak dilaporkan sehingga data tidak akurat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kepatuhan perawat terhadap Alat Pelindung Diri (APD) di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan kuantatif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 117 responden yaitu seluruh perawat yang bertugas di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar. Hasil penelitian ini menggunakan uji chi-square. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi/kuesioner secara langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan p=0,033 yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar, dan tidak ada hubungan p=0,065 yang tidak siginifikan antara sikap kerja dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar. Tidak ada hubungan p=0,685 yang tidak signifikan antara antara masa kerja dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar, dan ada hubungan p=0,000 yang signifikan antara pendidikan dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar. Maka dari itu perawat diharapkan mampu meningkatkan ilmu berupa pelatihan oleh pihak rumah sakit akan pentingnya penerapan penggunan alat pelindung diri (APD).