HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PENGHAMBAT DENGAN REALISASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA RSKD DADI PROVINSI SUL-SEL

Authors

  • Sriyani Windarti Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar
  • Nurul Aulia Novela Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar

Keywords:

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Faktor Penghambat, Rumah Sakit

Abstract

Masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah suatu masalah kesehatan yang semakin penting dalam
pelayanan rumah sakit, untuk itu tata cara yang harus ditingkatkan didalam penanganan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3) dan pengendalian potensi terjadinya bahaya harus mengikuti pendekatan sistem yaitu
dengan menerapkan sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Masalah yang terdapat
dipenelitian adalah pelaksanaan SMK3 yang tidak terlaksana dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara faktor penghambat dengan pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja di RSKD Dadi Provinsi Sul-Sel Tahun 2020. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah
kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 83 orang dengan
penentuan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Data penelitian diperoleh melalui wawancara
langsung dengan responden menggunakan petunjuk kuesioner, pengolahan data dilakukan secara deskriptif
kuantitatif dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna pada variabel fasilitas K3 terhadap
pelaksanaan SMK3 dengan nilai sig. = 0,011 dan tidak ada hubungan yang bermakna pada Variabel Kualitas SDM,
Pengawasan K3 dan Penggunaan APD dengan pelaksanaan SMK3 dengan masing-masing nilai sig = 0,156,
0,403, 0,303. Saran untuk pihak manajemen rumah sakit agar lebih memperhatikan kelengkapan fasilitas K3 rumah
sakit sehingga pelaksanaan SMK3 di rumah sakit lebih meningkat.

Downloads

Published

2021-06-28