Analisis Penerapan Terapi A I U E O Terhadap Kemampuan Bicara Pasca Strok
DOI:
https://doi.org/10.4425/garuda.v4i2.275Keywords:
Stroke Non Hemoragik, Terapi A I U E O, Afasia Motorik, Keluarga tuberculosisAbstract
Latar belakang, Stroke merupakan kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak bila stroke menyerang otak kiri dan mengenai pusat bicara, sehingga pasien akan mengalami gangguan bicara atau afasia, maka dari kasus tersebut peneliti tertarik melakukan penerapan terapi A I U E O. Tujuan penelitian, Mengetahui Gambaran Penerapan Terapi A I U E O Terhadap Kemampuan Bicara Pada Anggota Keluarga Yang Mengalami Stroke. Metode penelitian, Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian dilakuan pada 2 orang presponden dengan kasus yang sama yaitu klien dengan penyakit stroke yang mengalami gangguan komunikasi verbal dan pengumpulan metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, pemeriksaan fisik, dokumentasi, lembar observasi, SOP dan skla komunikasi fungsional derby. Hasil, Setelah penerapan dilakukan pada kedua responden selama 7 hari berturut-turut dan diberikan setiap 2 kali sehari dengan waktu pemberian 20-30 menit didapatkan hasil kemampuan berbicara kedua responden mengalami peningkatan dari afasia sedang menjadi normal. Kesimpulan, Terapi AIUEO dapat meningkatkan kemampuan berbicara ketika diberikan pada pasien strok non hemoragik dengan gangguan afasia motorik.
