Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Orang Tua Tentang Kejang Demam Pada Balita
DOI:
https://doi.org/10.4425/garuda.v4i1.209Abstract
Demam merupakan salah satu pemicu yang dapat menyebabkan terjadinya kejang demam. Kejang demam merupakan kejang yang terjadi pada 2 – 5% anak yang berusia dibawah 5 tahun dengan kejadian yang paling rawan di tahun kedua. Walaupun kejadian kejang demam pada masa anak-anak umumnya memiliki prognosis baik dan dapat sembuh spontan, namun kejadian kejang tersebut dianggap mengerikan bagi kebanyakan orangtua. Keterlambatan dan kesalahan dalam penanganan kejang demam juga dapat mengakibatkan gejala sisa pada anak dan bisa menyebabkan kematian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang kejang demam. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan model rancangan Pre and Post Test Without Control. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling sebanyak 35 responden, dan disesuikan dengan kriteria sampel.Pengolahan data menggunakan Paired T-Test (Uji T-berpasangan). Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Pendidikan kesehatan tentang kejang demam terhadap tingkat pengetahuan sebelum dan setelah menerima Pendidikan kesehatan (p value < 0,05).Kesimpulan bahwa terdapat peningkatan yang bermakna terhadap tingkat pengetahuan ibu sesudah diberikan Pendidikan kesehatan tentang kejang demam.
